
Silverspring (Level 10 – 21)
Silverspring adalah dataran yang merupakan tempat terpenting untuk pertanian dan juga pertambangan yang telah lama ada disini. Nama Silverspring itu dipilih untuk mencerminkan kelimpahan tempat ini sebagai sumber daya alam. Tetapi dalam kenyataannya nama ini pertama kali ditunjukkan pada peta, yang ditinggalkan oleh ahli kimia. Dalam alkimia perak magis mewakili esensi, dan sebagainya Silverspring adalah indikator sihir kuno, yang tetap masih dapat ditemukan di sana.
Ini adalah sihir yang dinamakan Eye of Wisdom setelahnya. Agar dekat dengan itu, Eye of Wisdom pindah dari benua lama Kolydia ke Varanas – kota yang memegang kekuasaan atas dataran di Silverspring.
Peerstons farm, Maidges farm, Dorians farm
Tiga perternakan ini sangat penting sebagai sumber penghidupan di Varanas, Sayangnya beberapa waktu lalu wabah datang menjangkit, dan mengakibatkan panen yang kurang megah di tahun-tahun sebelumnya. Meskipun demikian, para sarjana Eye of Wisdom sibuk dengan bekerja mencari solusi untuk masalah tersebut.
Forsaken Abbey
Dibangun sekitar 70 tahun yang lalu, Abbey ditinggalkan 40 tahun kemudian. Setelah itu digunakan oleh sebuah organisasi yang aneh. Dimana mereka, menjaga rahasia identitasnya, telah bekerja bersama dengan Eye of Wisdom dalam eksperimen sihir yang dilarang. 30 tahun yang lalu sebuah kecelakaan terjadi dan hampir sepenuhnya memusnahkan organisasi. Setelah kejadian ini abbey ditinggalkan. Sekarang interior telah menjadi tempat yang menakutkan dengan gerombolan hordes of Undead yang berkeliaran.
Twilight Mine
Twilight Mine dulunya penuh dengan bijih dan sangat signifikan bagi perdagangan Varanas. Tapi ketika bahan langka hampir sepenuhnya habis, perusahaan trading yang asli pindah ke Quicksand Canyon untuk mengambil sumber daya baru. Ini merupakan evolusi saat ini dengan nama Order of the Dark Glory.
Saat ini hanya sedikit profit tambang yang bisa didapat, Yang dijaga oleh Laba-lana raksasa bernama Lurking dikedalaman. Selain itu penyerang licik berkeliaran di sekitar kawasan, sehingga orang-orang normal menghindari tempat itu.
Lake of Magic Mist
Diantara Twillight Mine dan Tagena terbentang sebuah danau. Saat hari yang cerah sinar keunguan akan nampak pada danau tersebut dan juga sinar pantulan matahari akan indah ketika dilihat oleh para pengelana. Ketika uap air naik dari kedalaman itu ditutupi oleh kabut – tipis seperti kerudung, adalah mimpi yang sempurna. Ini memberikan pemandangan alam danau namanya.
Setelah senja mengendap dan terakhir sinar matahari bersinar melalui uap, sabuk emas mulai berkilauan. Di sebuah danau terbangun sebuah pondok tua yang terdapat alat tenun, yang dibangun oleh seorang pertapa. Dikatakan bahwa ia adalah seorang penyihir yang bekerja atas nama Eye of Wisdom. Tidak ada yang tahu pasti mengapa ia memutuskan untuk pensiun dan menjalani kehidupan yang terpencil di sana.
Tagena
Daerah ini mencakup peninggalan kuno, kota yang monumental, yang telah lama hilang dan hanya menbuktikan puing-puing dimasa kejayaan. Selain dari beberapa platform terisolasi, seluruh kota itu didirikan di tanah yang datar. Sisa-sisa yang hancur yang dulu tembok kota megah monoton yang memancar dari tempat ini. Sarjana percaya bahwa penampilan luar biasa dari luar dinding sangat melebihi maknanya.
Penjaga yang mengerikan dengan tanpa lelahnya selalu berpatroli di daerah reruntuhan, Meskipun telah hancur menjadi puing-puing namun naluri mereka masih diminta untuk terus berjaga-jaga dibawah sadar mereka. Mungkin saja ada sambungan didekat gerbang tersebut. Karena sampai sejauh ini belum ada orang yang pernah membukanya….
The Hall of Survivors
Ini adalah peninggalan monumental, yang terlupakan dari masa peradaban kuno. Ini adalah opini dari para sarjana dimana terdapatnya banyak jalan menuju tempat ini dari berbagai arah, membuatnya mudah jika bersatu disini. Sekarang ini pintu-pintu besar, yang mengarah dari Tagena ke Aula Survivors, tertutup. Tidak ada yang dapat melewati mereka …
The Shrine of Oblivion
Di Tagena terdapat puing-puing dari sebuah Hall, dimana ke-empat dinding hancur beberapa waktu lalu. Hanya foundation dengan stonemasonry gaya klasik dan pilar masih kokoh. Ini adalah tempat yang terang dan luas, dan orang dapat merasakan kemuliaan masa lalu melalui menghembus kabut.
Di luar Aula besar terdapat reruntuhan dan penjaga yang terus-menerus berpatroli di lapangan. Sudah jelas apa yang mereka lindungi saat ini sudah hancur dan mereka hanya di bawa oleh naluri mereka untuk terus berjaga-jaga tanpa mereka sendiri sadar.